Gothic Wiki
Quests

Pemanggilan Agung yang Gagal

Juga dikenal sebagai: The Great Calling, Y'Berion's Ritual, The Big Invocation, The Failed Ritual

Pemanggilan Agung yang Gagal adalah peristiwa naratif puncak Bab 2 dalam Gothic (2001) dan titik balik paling berpengaruh tunggal dalam separuh pertama permainan. Peristiwa ini dipicu secara otomatis setelah Cor Kalom menerima semua tiga komponen ritual dari Sang Pahlawan Tanpa Nama: Batu Fokus, telur ratu Minecrawler, dan Almanak Sang Tertidur.

Ritual

Persaudaraan Sang Tertidur berkumpul di depan kuil pusat Kemah Sekte dalam sebuah upacara formal. Y’Berion, diapit oleh Cor Kalom dan Cor Angar, memimpin doa pemanggilan yang dimaksudkan untuk menghasilkan manifestasi langsung dari kehendak Sang Tertidur. Upacara ini secara visual spektakuler — nyanyian yang terus-menerus, Batu Fokus berdenyut dengan energi yang diperkuat — namun tidak lengkap secara bencana. Alih-alih kehadiran Sang Tertidur, visi yang disampaikan kepada Persaudaraan yang berkumpul hanya menampilkan citra terfragmentasi: Orc bergerak melalui terowongan bawah tanah. Detik kemudian, sambaran petir yang keras meruntuhkan sebagian dinding tebing di atas kuil, gempa bumi mengguncang kemah, dan Y’Berion pingsan. Pemanggilan Agung telah gagal.

Kematian Y’Berion dan Pesan Terakhir

Cor Angar mengirim Sang Pahlawan ke Pemakaman Orc di timur kemah untuk menyelidiki citra Orc dari ritual tersebut — sebuah pengalihan yang membuat Sang Pahlawan sibuk sementara peristiwa terjadi kembali di kemah. Setelah kembali, Cor Angar menyampaikan berita dalam dua bagian: Y’Berion sesaat kembali sadar dan berbicara dengan jelas, dan apa yang ia katakan adalah detonasi teologis di jantung cerita Gothic. Ia menyatakan bahwa Sang Tertidur bukan dewa pembebas yang baik hati melainkan sebuah iblis, dan bahwa Persaudaraan harus meninggalkan proyek pemanggilan dan mencari bantuan Para Penyihir Air untuk melarikan diri dari Koloni. Tidak lama kemudian, Y’Berion meninggal akibat lukanya.

Wahyu ini menghancurkan kohesi Persaudaraan. Cor Kalom, arsitek ritual, menolak perkataan terakhir Y’Berion sebagai kebingungan orang yang sekarat dan menyatakan niatnya untuk melanjutkan Pemanggilan Agung bagaimanapun juga. Ia meninggalkan Kemah Rawa bersama sekelompok pengikut fanatik untuk mencari Kuil Sang Tertidur secara langsung — memecah Persaudaraan menjadi mereka yang mengikuti kepatuhan Cor Angar terhadap keinginan terakhir Y’Berion dan mereka yang mengikuti fanatisme Kalom.

Transisi ke Bab 3

Cor Angar memberikan Sang Pahlawan beberapa barang: Almanak, Batu Fokus, kunci peti Kalom, dan runestone teleportasi yang terhubung ke halaman kuil Kemah Sekte. Ia kemudian mengarahkan Sang Pahlawan kepada Saturas dan Para Penyihir Air di Kemah Baru. Titik balik ini mengkonsolidasikan semua narasi yang berpihak pada penyihir yang masih hidup — Penyihir Api, Penyihir Air, dan sisa Persaudaraan — ke dalam misi terpadu untuk Bab 3: kembalikan semua lima Batu Fokus, satukan lingkaran penyihir, dan temukan jalan menuju kuil bawah tanah Sang Tertidur.

Catatan Remake

Gothic 1 Remake mempertahankan adegan ritual, kematian Y’Berion, dan perpecahan Kalom tanpa perubahan struktural. Presentasi sinematik yang diperluas dan pengisi suara penuh memberikan pidato terakhir Y’Berion bobot dramatis yang jauh lebih besar daripada yang diizinkan animasi terbatas original 2001, membuat titik balik bab ini terasa berbobot sesuai sebagai titik balik naratif.